Artikel

Grab dan Go vs Dine In Pilih Konsep Franchise yang Cocok

Grab dan Go vs Dine In Pilih Konsep Franchise yang Cocok

Grab & Go, Dine-In atau Coffee & Eatery: Konsep Outlet Mana yang Cocok?

Saat mencari franchise, calon mitra biasanya fokus pada nama brand dan harga paket.

Padahal ada faktor lain yang sangat menentukan kebutuhan investasi dan operasional: format outlet.

Dua usaha yang sama-sama menjual kopi dapat membutuhkan tempat dan modal yang sangat berbeda apabila salah satunya menggunakan konsep grab & go dan lainnya menggunakan konsep dine-in.

Memahami format outlet sejak awal dapat membantu Anda mempersempit pilihan franchise.

Konsep Grab & Go

Grab & go dirancang untuk konsumen yang datang, memesan, kemudian membawa produk pergi.

Area duduk biasanya sedikit atau bahkan tidak tersedia.

Konsep seperti ini banyak digunakan pada bisnis minuman, kopi, makanan ringan, serta produk dengan proses pelayanan relatif cepat.

Keunggulannya adalah kebutuhan tempat dapat lebih ringkas sehingga calon mitra mempunyai lebih banyak fleksibilitas dalam mencari lokasi.

Namun keberhasilannya sangat bergantung pada traffic dan kemudahan pelanggan mengakses outlet.

Lokasi dekat perkantoran, stasiun, kampus, area komersial, atau titik dengan mobilitas tinggi dapat menjadi bahan pertimbangan.

Konsep Dine-In

Berbeda dengan grab & go, dine-in menyediakan tempat bagi pelanggan untuk menikmati produk di outlet.

Karena itu, kebutuhan ruang menjadi lebih besar.

Tidak hanya area produksi, calon mitra perlu mempertimbangkan meja, kursi, jalur pelayanan, toilet, parkir, dan kenyamanan pelanggan.

Konsep dine-in dapat digunakan untuk rumah makan, coffee shop, mie, maupun berbagai bisnis kuliner lainnya.

Lokasi dengan masyarakat yang memang mempunyai kebiasaan makan atau berkumpul dapat lebih sesuai untuk konsep ini.

Coffee & Eatery

Coffee & eatery berada di antara coffee shop dan restoran.

Selain minuman, biasanya konsep seperti ini mempunyai pilihan makanan yang lebih lengkap sehingga pelanggan dapat datang bukan hanya untuk minum kopi tetapi juga makan dan menghabiskan waktu lebih lama.

Konsekuensinya, operasional dapat menjadi lebih kompleks.

Kebutuhan dapur, stok bahan, karyawan, area duduk, serta pengelolaan menu perlu dipertimbangkan.

Konsep ini cocok dipelajari apabila calon mitra mempunyai tempat yang cukup luas dan mengincar konsumen yang mencari tempat makan sekaligus nongkrong.

Bagaimana dengan Rumah Makan?

Rumah makan mempunyai kebutuhan operasional yang berbeda lagi.

Kapasitas dapur, kecepatan penyajian, penyimpanan bahan, kebersihan, jumlah meja, dan pengelolaan karyawan menjadi bagian penting.

Kelebihannya adalah produk makanan mempunyai pasar yang luas karena berkaitan dengan kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Namun kebutuhan tempat dan pengelolaan biasanya lebih besar dibandingkan outlet minuman kecil.

Konsep Outlet Mempengaruhi Modal

Semakin besar dan kompleks sebuah outlet, semakin banyak komponen biaya yang perlu diperhitungkan.

Bukan hanya paket kemitraan.

Ukuran tempat akan memengaruhi renovasi, furniture, listrik, jumlah karyawan, kebutuhan AC, biaya kebersihan, hingga sewa.

Karena itu dua brand dengan harga paket yang hampir sama belum tentu membutuhkan modal akhir yang sama.

Sesuaikan dengan Kebiasaan Konsumen

Konsep terbaik bukan selalu outlet yang paling besar.

Outlet kecil dengan traffic tinggi dapat lebih sesuai untuk bisnis grab & go.

Sebaliknya, lokasi yang berada di area komunitas atau kawasan tempat masyarakat biasa berkumpul mungkin mempunyai potensi untuk konsep dine-in.

Perhatikan alasan orang datang ke daerah tersebut.

Apakah mereka hanya lewat?

Apakah mereka bekerja di sekitar lokasi?

Apakah mereka tinggal di sana?

Atau memang datang ke area tersebut untuk makan dan bersantai?

Jawaban tersebut dapat membantu menentukan format outlet.

Bandingkan Konsep Sebelum Membandingkan Brand

Sebelum melihat puluhan nama franchise, tentukan terlebih dahulu format usaha yang sesuai.

Jika tempat kecil, Anda bisa mulai menyaring pilihan grab & go.

Jika memiliki ruko luas dan parkir, pertimbangkan dine-in, rumah makan, atau coffee & eatery.

Setelah formatnya jelas, membandingkan brand menjadi jauh lebih mudah.

FranchiseHub menyediakan katalog berbagai kategori franchise untuk membantu calon mitra melihat perbedaan konsep, kategori, dan estimasi modal sebelum melanjutkan konsultasi.

Tertarik dengan Grab dan Go vs Dine In Pilih Konsep Franchise yang Cocok?

Konsultasikan modal dan lokasi Anda dengan tim kami.

Konsultasi Sekarang
Kembali ke Beranda
Konsultasi Franchise